Cara Melukis dengan Cat Air

Cara melukis dengan Cat Air
Google.com

Bagaimana cara melukis menggunakan media cat air dan kertas? Nah, Berikut ini tips dari Angga Yuniar Santoso dari Mimpinglukis Art Studio. Materi kali ini khusus membahas mengenai cara melukis bunga-bunga dan sayuran vintage.

Identifikasi Objek dan Warna

Pertama, yang perlu kamu perhatikan saat melukis dengan media cat air yaitu proses identifikasi. Identifikasi objek akan sangat penting, mengapa? karena dari proses tersebut, kamu bisa tahu bagaimana bentuk, warna yang kamu butuhkan dan bagaimana mengaplikasikan warna sesuai gradasi gelap dan terangnya gambar tersebut, terutama pada objek bunga-bunga dan sayuran vintage.

Identifikasi ini yang menentukan ketelitian kamu pada objek, apakah bentuk itu bulat, kotak dan lainnya. Selain bentuk ada hal lain yang juga kamu harus perhatikan, seperti adanya bentuk garis atau lobang dibagian mana saja, atau dimana sebaiknya sisi gelap atau bayangan akan kamu letakan.

Membuat Sketsa

Banyak orang yang beranggapan bahwa proses membuat sketsa itu tidak terlalu penting ketika ingin melukis dengan cat air, tetapi hal ini bisa membantu kita menetukan gambaran bagaimana bentuk yang ingin dibuat. Selain itu, tentu juga membantu proses melukis yangh kita lakukan agar mencapai bentuk yang sempurna. Untuk membuat sketsa, kamu bisa menggunakan pensil.

Melakukan Campuran Warna

Setelah membuat sketsa, menemukan warna yang sesuai dengan objek yang kamu lukis adalah tahap selanjutnya. Angga mengatakan, dia hanya butuh warna-warna sekunder seperti merah, kuning, hijau dan biru, bila ingin warna lain, ia akan mencampur warna tersebut.

Untuk kamu yang masih pemula dalam proses campur mencampur warna, sebaiknya juga menerapkan cara ini, kenapa? Tentu supaya kemampuan kamu dalam mencampur warna akan semakin trampil dan terasah.

Jika di peraktikan, ternyata susah juga loh mendapatkan warna yang sesuai dengan keinginan kita, bahkan kamu harus jeli dan sabar ketika menambahkan warna sedikit demi sedikit. Iya, tahap ini membutuhkan kesabaran ekstra, karena jika kamu mencampurnya dalam takaran yang berlebihan, yang ada warna akan susah dikombinasikan kembali.

Angga sendiri memperkenalkan 3 warna utama (warna dasar), yaitu sekunder, premier dan tersier. Nah, untuk warna terseier biasanya digunakan hanya untuk memberikan efek bayangan atau shading.

Mulai Mengaplikasikan Warna Tersebut Tahap Demi Tahap

Memberikan warna dasar pada media lukis biasanya dimulai dengan karakter warna yang lebih transparan. Kamu tidak harus menguaskan warna ke seluruh permukaan gambar di dalam sket awal. Untuk awalnya, kamu hanya perlu mewarnai bagian yang gelap terlebih dahulu. Melukis dengan cat air tidak perlu menggunakan cat berwarna putih, kecuali jika memang pada media kertas dengan warna gelap.

Tentukan Teknik yang Ingin Kamu Gunakan

Banyak sekali teknik yang dapat kamu aplikasi ketika melukis dengan menggunakan cat air, kamu dapat menggunakan teknik aquarelle (aquarella adalah teknik dasar dalam cat air yang bersifat transparan), namun pada pembahasan kali ini, kita akan lebih fokus dengan objek bunga-bunga dan sayuran. Kita dapat menggunakan kecenderungan warna vintage (old) ( warna dasar + shade).

Tunggu Bagian yang di Cat Mengering Sempurna

Setelah itu kamu dapat menunggu bagian tersebut mengering, barulah kamu dapat melanjutkannya dengan menumpukan warna yang lebih pekat atau gelap. Lakukan identifikasi kembali terhadap warna yang lain, kamu harus mencari lagi warna yang sesuai pada pallet baru yang dapat diaplikasikan kembali pada kertas.

Untuk lengkapnya, kamu bisa juga cek step-stepnya disini


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *