Kenapa Meja Orang Kreatif Berantakan? Kenapa Ya? Ini 4 Alasannya

4 Alasan Meja Orang Kreatif Berantakan
Liputan6.com

Mungkin saat ini kamu mendapat kritikan dari keluarga dan teman-teman kamu karena meja kamu yang super berantakan. Eits, tunggu dulu, kamu jangan berkecil hati, kebiasaan yang sering dikatakan kurang baik ini, ternyata juga dilakukan banyak tokoh-tokoh hebat loh, seperti Mark Zuckeberg, Albert Einstein dan Steve Jobs. Orang-orang hebat tersebut, ternyata juga memiliki kebiasaan yang sama loh, dan terbukti mereka sekarang menjadi orang yang hebat dibidangnya masing-masing. Nah, berikut ini alasan kenapa meja berantakan ternyata memiliki manfaat.

1. Meja Berantakan dapat Memicu Kreatifitas

Seorang Psikolog dari University of Minnesota’s Carlson School of Management, Kathleen Vohs, melakukan penelitian dengan cara memasukan satu orang ke sebuah kamar dengan meja yang rapih, dan satu lainnya ke kamar dengan meja yang berantakan.

Dari penelitian itu, ia menemukan fakta yang cukup unik. Ternyata, orang yang bekerja di meja rapih, lebih suka dengan hal konvensional yang beresiko rendah. Sedangkan orang yang satunya, lebih menyukai hal-hal dan tantangan baru dengan resiko yang cukup tinggi.

Dilain pihak, peneliti dari Northwestern University, ternyata juga menemukan fakta yang sama. Mereka juga menambahkan, bahwa bekerja dengan kondisi meja yang berantakan ternyata lebih mudah mencari inspirasi dan kreatifitas. Bahkan, mereka juga lebih mudah memecahkan masalah-masalah melalui pemikiran kreatif tersebut.

Berada di kondisi yang sedikit tidak teratur, ternyata bisa memberikan gambaran bahwa dunia tidak seteratur dan tersetruktur secara sempurna. Masih ada bagian dan situasi yang berkenaan dengan kekacauan dan ketidakpastian di dalamnya. Nah, hal inilah yang ternyata membantu kita masuk ke dalam creativity mode. Lalu, dimana creativity mode itu berada? creativity mode berada di dalam pikiran kita.

Namun perlu kamu ingat, hal ini relatif. Kamu tidak dapat menerapkannya disemua bidang. Hal ini hanya berlaku untuk bidang atau dunia kreatif saja, bukan pada bidang yang berkenaan dengan ilmu pasti. Bayangkan, apa yang kamu pikirkan jika seorang dokter spesialis bedah memiliki meja yang super berantakan?

2. Berantakan adalah Cara Tersendiri Mengatur Barang

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, para pemikir jenius seperti Einstein, Jobs, dan Zuckerberg memiliki meja yang berantakan. Nah, Ini buktinya:

Meja Berantakan Mark Zuckerberg
Liputan6.com
Meja berantakan Steve Jobs
beranikreatif.com

Seorang pemikir seperti Einstein dan Twain, memiliki anggapan bahwa ketidak rapihan itu adalah cara tersendiri bagi mereka untuk mengatur berbagai hal. Bagi kita tentu terlihat sangat berantakan, tapi untuk mereka, barang-barang tersebut memang disitu tempatnya. Kelak ketika mereka membutuhkannya, mereka dapat menemukannya dengan cepat.

Meja Berantakan Einstein
Provoke-online.com

Foto tersebut adalah foto Steve Jobs dan Marck Zuckerberg. Mereka adalah orang hebat di dunia digital. Bahkan, Jobs yang dikenal sangat mencintai desain dan estetika, ternyata juga memiliki meja yang sangat luar biasa berantakan.

3. Minimalis Dapat Mematikan Kreatifitas Kamu

Sangat menyenangkan memang jika melihat sebuah meja kerja dengan desain modern, minimalis, rapih dan bersih. Namun, ternyata hal itu malah berdampak negatif. Loh, kenapa?

Ada pendapat yang menyatakan, kreatifitas karyawan dalam sebuah bidang pekerjaan kreatif harus memberikan kebebasan berfikir atau tidak membatasi ruang gerak karyawannya.

Membuat suasana kerja yang rapih dan modern memang akan memanjakan mata karyawan. Dengan kondisi meja yang rapih dan bersih, karyawan akan lebih fokus dalam menuangkan banyak ide-ide yang segar. Tetapi, kembali ke bahasan sebelumnya, bidang kreatif sedikit berbeda, pola kerja orang kreatif lebih berorientasi dengan lingkungan dimana mereka dapat merasa nyaman versi mereka, sehingga mereka dapat menuangkan ide ide mereka dengan rileks.

4. Merapihkan Meja Hanya akan Membuang-buang Waktu dan Energi Kamu

Opportunity cost memiliki pengertian dimana kamu melakukan satu hal, namun kamu tidak bisa melakukan hal yang lainnya. Contohnya, jika kamu pulang dari kuliah dan ingin bermain futsal, namun kamu tidak bisa mengikuti acar menonton dengan temanmu yang lain karena kamu sudah letih.
Seperti halnya pengertian tersebut, apabila karyawan diharuskan merapihkan ruang kerjanya setiap saat, artinya waktu dan energi yang mereka miliki diawal harus dialihkan kedalam kegiatan bersih-bersih terlebih dahulu.

Namun, perlu kamu ingat, ada batasan arti berantakan yang seharusnya. Kamu harus dapat membedakan antara berantakan dengan kotor. Kalau meja kamu termasuk kotor,berarti memang harus kamu bersihkan segera.

Selain itu, berantakan bukan berarti kamu bebas menaru barang sesuka hati. Coba kamu bayangkan, apabila dengan kondisi meja berantakan kamu bisa menemukan ide keratif dalam 2 menit, tapi kamu malah waktu butuh 10 menit untuk mencari pulpen yang entah ada dimana.

Estimasi waktu kamu malah akan terbuang percuma bukan? Nah bagimana dengan info kali ini. Apakah kalian setuju dengan anggapan ini? Atau ada pendapat lain yang ingin kamu tambahkan?


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *